Sebelumnya saya ingin mengucapkan "WELCOME TO INDONESIA KING SALMAN bin ABDUL AZIZ Al SAUD"...
Oke,..ada beberapa hal yang ingin saya ungkapkan pada Bapak Presiden JOKO WIDODO dan ini menyangkut pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Pesisir Selatan,Sumatera Barat dan juga yang lainnya...
1.INVESTASI PARIWISATA DI KAWASAN MANDEH,Tarusan...(Kab.Pesisir Selatan).
Sebagai warga Kabupaten Pesisir Selatan,..jujur saja saya sangat mendukung rencana investasi yang ingin mengembangkan pariwisata di Mandeh,Tarusan oleh investor dari Arab Saudi yang mana ditawarkan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya...Tapi ada beberapa hal yang semestinya dipertimbangkan dulu oleh pemerintah pusat sebelum memberikan izin apalagi ini terkait dengan masyarakat yang tinggal di kawasan itu,apalagi mereka merasa dipinggirkan oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan karena Pemkabnya tidak mau duduk bersama untuk melakukan dialog tentang rencana apapun di Kawasan tersebut,apalagi ini menyangkut potensi pariwisatanya...
Contoh nyatanya saja apa yang terjadi pada Pulau Cubadak itu..Bapak pasti tahu apa yang terjadi saat bapak bekunjung kesana.Pulau tersebut sudah disalahgunakan oleh pengelola asing itu dengan menjadikan pulau tersebut sebagai wisata eksklusif,yang mana dibatasi pengunjungnya dan bagi saya ini adalah pelanggaran hukum terhadap pengelolaan kawasan wisata yang seharusnya menjadi kawasan wisata komersil...Selama ini Pemkab dan masyarakat Mandeh tidak mendapatkan keuntungan apapun dari pulau tersebut.
"BAGAIMANA DAERAH KAMI BISA MAJU DARI SEKTOR PARIWISATA JIKA SALAH SATU ANDALANNYA MASIH DIKUASAI ASING DENGAN PENYALAHGUNAAN HAK KELOLA WISATA?"...
Saya hanya ingin meminta dengan sangat pada bapak agar meninjau kembali isi kontrak tersebut karena Pulau tersebut sudah menjadi pulau privat yang bisa saja mereka menanam tumbuhan narkotik dan itu bisa saja apabila tidak ada ketegasannya dari Pemprov dan Pemkabnya apalagi perbuatan pengelola tersebut sangat keterlaluan dan membuat malu saya dan warga Pesisir Selatan lainnya.Yang saya dan warga Pesisir Selatan inginkan adalah:
"KEMBALIKAN PENGELOLAAN PULAU CUBADAK PADA PEMKAB atau PADA MASYARAKAT MANDEH"....
Itu saja permintaan saya dan tentu saja itu adalah harapan seluruh warga Pesisir Selatan,khususnya Mandeh...
Saya dan seluruh warga Pesisir Selatan khususnya warga Mandeh berharap pada bapak ditengah ketidakseriusan Pemkab dalam pengembangan potensi wisata di daerah ini dan yang kami inginkan hanya itu...jadi saya berharap bapak agar mau memutuskan segera kontrak tersebut agar pengembangan wisata komersil di daerah kami bisa lebih maksimal dan tidak ada lagi pembatasan kunjungan wisatawan ke kawasan tersebut...Jika bapak bisa melakukan itu,maka seluruh warga Pesisir Selatan khususnya warga Mandeh akan siap berada di belakang bapak jika terjadi gugatan oleh mereka...
Terkait rencana investasi di kawasan Mandeh oleh investor Arab Saudi,alangkah baiknya tidak ada lagi privatisasi sebuah kawasan atau pulau oleh mereka..mereka boleh saja membangun resort atau apalah itu,tapi alangkah baiknya bapak bersama investor tersebut duduk bersama dengan Masyarakat Mandeh untuk melakukan dialog tentang rencana tersebut...Masyarakat Mandeh saya yakin sangat mendukung rencana itu jika mereka diikutsertakan karena selama ini mereka seperti warga terasing yang tidak pernah dianggap oleh pemkabnya...contoh nyatanya adalah masih belum beresnya akses jalan ke kawasan Mandeh dari Tarusan...
Jadi sekali lagi saya minta pada Bapak,agar bapaklah yang turun langsung menemui masyarakat Mandeh dan dengarkanlah apa yang menjadi keluhan mereka sampai sekarang..dengan begitu,bapak akhina tahu dengan jelas apa yang terjadi selama ini terhadap mereka yang tinggal di kawasan itu...
KUNCINYA ADALAH "TIDAK ADA PRIVATISASI KAWASAN WISATA OLEH ASING"..
2.Dan yang kedua adalah ISU ADANYA IZIN MENANGKAP IKAN OLEH NELAYAN TRADISIONAL YANG HARUS DIMINTA PADA DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN
Isu ini saya dengar dari beberapa orang nelayan di Kabupaten Pesisir Selatan yang mana harus meminta izin pada dinas tersebut hanya untuk menangkap ikan di sekitar pantai...jika ini benar,maka ini sudah sangat keterlaluan sekali..dan saya ingin bapak meminta pertanggungjawaban Ibu Susi Pudjiastuti terkait isu ini karena yang diberlakukan ini adalah nelayan tradisional yang hanya menggunakan jaring,sampan dan beberapa orang untuk menarik jaring tersebut dari laut dan mereka sudah melakukannya puluhan tahun..
Dengan aturan itu(jika benar),maka kampanye "GERAKAN MAKAN IKAN" Oleh Pemkab Pesisir Selatan akan sia-sia akibat aturan ini yang justru tidak ada untungnya bagi pemerintah..apalagi saat ini pasokan ikan di sini masih kurang dan harapannya tentu pada nelayan tradisional disini..jadi saya harap,Bapak bisa meminta penjelasan pada Ibu Susi terkait isu ini..
Hanya itu yang ingin saya tanyakan..saya harap di bawah kepemimpinan bapak,negeri ini bisa jauh lebih baik dari yang sebelumnya... #IndonesiakuHebat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar