Senin, 23 Januari 2017

KESERIUSAN PEMKAB PESISIR SELATAN DIPERTANYAKAN DI SEKTOR PARIWISATA

Sebagai warga Pesisir Selatan,Sumatera Barat saya sangat berharap pemerintahan yang baru ini yang dipimpin oleh Bupati HendraJoni bisa lebih baik dibandingkan pemerintahan yang terdahulu terutama dalam sektor pariwisata..Tapi saya lihat belum tampak progres yang nyata untuk pengembangan sektor pariwisata di daerah ini...masa kita kalah dengan Kabupaten lain di Indonesia terutama dengan Kabupaten Labuhan Bajo di NTT yang saat ini sedang ada sang legenda MOTOGP yaitu Valentino Rossi?..Dibandingkan Kabupaten itu,kita justru jauh lebih baik potensi pariwisatanya.Tapi lagi-lagi masalahnya adalah "KESERIUSAN PEMKAB PESISIR SELATAN",itu saja masalahnya...

Bagi saya,saat ini jika ingin pariwisata daerah ini yng mana mempunyai slogan "NEGERI SEJUTA PESONA" maka keseriusan pemerintahannya adalah harapannya,itulah kuncinya...Tapi yang saya lihat justru ketidakseriusan pemerintahnya yang terkesan ogah-ogahan dalam melakukan pengembangan potensi pariwisatanya...Daerah ini sangat kaya dengan objek wisatanya seperti :

1.Pantai Carocok,Painan yng menjadi ikon utama daerah ini.


2.Pantai Salido


3.Pantai Sago


4.Pantai Salido(di belakang Puskesmas Salido)


5.Jembatan Akar di Bayang

6.Air Terjun Bayang Sani

7.Air Terjun Timbulun

8.Pemandian Alam Sako

9.Pantai Pulau Karam di Tarusan


10.Pantai Batu Kalang di Tarusan

11.Mandeh

12.dll

Tapi kenapa potensi yang begitu banyk tidak juga menjadi prioritas utama untuk mendapatkan PAD?Dan menurut saya masalah lain selain pada pemerintahnya adalah hak kelola wisata yang masih dikuasai asing terutama di Pulau Cubadak di Kawasan Mandeh itu..bagi saya Kabupaten Pesisir Selatan tidak akan bisa menjadi destinasi utama pariwisata di Sumatera Barat dan di Indonesia selama ikon utamanya masih "DIJAJAH" oleh asing yang berdampak buruk pada daerah disekitarnya..bagaimana tidak..hak kelola di pulau tersebut dijadikan sebagai hak privat yang mana membatasi jumlah pengunjung ke pulau tersebut dan jika ingin kesana,harus minta ijin pada orang tersebut...saya sangat berharap "KEMENTERIAN PERIKANAN dan KELAUTAN,KEMENTERIAN PARIWISATA" dan pihak terkait bisa melakukan pemutusan hak kelola pulau tersebut dan mengembalikan hak kelola tersebut pada pemkab atau pada masyarakat mandeh agar pulau tersebut kembali menjadi objek wisata komersil...dan jika ingin membuat peraturan,silahkan saja asalkan tidak ada pembatasan kunjungan....

Saya percaya jika hak kelola itu kembali ke Pemkab atau Masyarakat Mandeh,saya yakin Pesisir Selatan benar-benar akan menjadi destinasi nomor 1 di Sumatera Barat dan tentu di Indonesia..saran saya,agar Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan segera menyelesaikan pengaspalan jalan menuju kawasan Mandeh agar bisa dilewati oleh mobil dengan aman dan nyaman...itu saja...dan tentu saja harus menjaga sopan santun dan toleransi..

Tidak ada komentar: