Kamis, 28 Juli 2011

SLOGAN "SELALU DIHATI" LEBIH BAIK DIGANTI "SELALU DIBENCI"


Lagi-lagi kesalahan fatal kembali dilakukan MNCTV dalam penayangan film India VEER ZAARA tadi malam.Tadinya saya berharap dengan MNCTV menayangkan kembali film VEER ZAARA pada Rabu malam tadi jam 9 malam,MNCTV tidak akan mengulangi kesalahan untuk kedua kalinya dan dalam promonya diberi tagline "ORIGINAL VERSION" tapi MNCTV tidak juga belajar dari kesalahannya.

Dan yang paling membuat saya kecewa adalah MNCTV lagi-lagi tidak membiarkan film tersebut sampai endingnya dan mengulang lagu "AISA DES HAI MERA" dan kemudian dengan seenaknya mengakhiri film tersebut tanpa tedeng aling-aling.Saya mempertanyakan kenapa MNCTV sangat diskriminatif dalam pemutaran film India?..Film India yang tayang di MNCTV menurut saya sungguh tidak bagus dan tidak berkualitas.Dan film-film India yang tidak bagus itu diputar sampai habis tapi film-film India yang sangat bagus dan berkualitas diputar tidak sampai endingnya seperti yang menimpa VEER ZAARA.

Menurut saya slogan MNCTV yang berbunyi "SELALU DIHATI" sebaiknya diganti saja dengan slogan "SELALU DIBENCI" dan menurut saya itu sangat pas dengan keadaan MNCTV yang sebenarnya.Bagi saya promo-promo yang selalu didengungkan MNCTV tidak ada artinya sama sekali jika tetap mengulang kesalahan yang sama.Padahal saya menontonnya sampai jam 01.30 tapi apa yang terjadi?..MNCTV seenaknya mengakhiri cerita tanpa sampai pada ending cerita padahal endingnya adalah yang sangat saya tunggu....Kalau seperti ini jadinya,ya saran saya lebih baik tidak usah ditayangkan dengan promo di TV....

Dengan kejadian yang menurut saya sangat memalukan itu,saya yakin MNCTV tidak akan bisa menjadi stasiun TV favorit bagi masyarakat negeri ini sekalipun MNCTV ada program untuk anak-anak seperti kartun ditambah dengan adanya sinetron karena kesalahan kecil itu.Dan MNCTV tidak akan bisa menjadi TV nomor 1 dinegeri ini sekalipun sudah berganti nama.Saya yakin ratingnya tetap ada dibawah stasiun TV lain dinegeri ini karena stasiun TV lain masih lebih baik dari MNCTV apalagi dalam hal pemutaran film-film.

Sebaiknya MNCTV segera memperbaiki diri atas kesalahan kecil tersebut...Kalau alasan MNCTV mengakhiri film-film khususnya film India tanpa sampai endingnya karena jam,seharusnya MNCTV bisa menayangkan film tersebut dijam yang tidak ada hambatan apa-apa seperti sinetron.Dengan begitu film tersebut bisa tayang sampai habis dengan iklan yang sedikit.....Tapi kalu itu saja MNCTV tidak bisa,ya mau gimana lagi?..MNCTV tetap akan selalu dibawah stasiun TV lain dinegeri ini yang memiliki program yang jauh lebih baik...

Kamis, 14 Juli 2011

JAKARTA HARUS MENGEMBALIKAN FUNGSI BIS TINGKAT SEPERTI DULU



Kemacetan di Jakarta sudah semakin parah dan tidak mungkin lagi bisa diatasi ataupun dikurangi tingkat kemacetan itu.Yang sangat saya sayangkan terhadap modernisasi yang kebablasan yang terjadi di Jakarta akibat tata ruang kota yang sangat buruk dan sangat tidak layak adalah hilangnya alat transportasi yang mana zaman dulu adalah kebanggaan Jakarta dan sudah menjadi ikon pada zamannya.Seharusnya pemerintahan terdahulu tidak boleh terlalu mengacu pada kata "GLOBALISASI" dan "MODERNISASI" hingga menjadikan kawasan Jakarta yang dulu asri dan menjadi kebanggaan menjadi kawasan beton dan mengakibatkan menyempitnya ruang hijau,jalan dan lahan-lahan untuk kepentingan umum akibat keserakahan atas uang...



Pemprov DKI pada era sekarang sudah tidak memperdulikan apa yang menjadi keresahan warganya dan tidak mau mendengar apa yang menjadi keluhan warganya serta turis asing yang datang ke Jakarta.Yang mereka perdulikan adalah hanya uang tanpa melihat apa dampak paling buruk atas keserakahan itu dan yang jadi korbannya adalah masyarakat Jakarta itu sendiri.




Pemprov DKI harusnya melihat negara lain yang sangat sukses dalam hal mengatasi kemacetan dan juga keberhasilan negara-negara tersebut dalam hal sosialisasi atas ide-ide pada seluruh warganya.Dan seharusnya Pemprov DKI melakukan itu pada warganya agar tidak selalu terjadi pertentangan yang akhirnya berujung baku hantam.Pemprov DKI harusnya melihat dan turun kejalan agar bisa melihat kenyataan yang sebenarnya terjadi bukannya hanya duduk diam tanpa melakukan sesuatu yang bisa memberikan perubahan yang berarti untuk masyarakat Jakarta.



Sudah saatnya Pemprov DKI melakukan sesuatu meskipun itu sudah terlambat tapi setidaknya bisa mengurangi sedikit kemacetan dan hal paling penting yang harus dilakukan adalah mengembalikan fungsi alat transportasi yang zaman dulu menjadi kebanggaan masyarakat ibukota dan Pemprov DKI jangan gengsi untuk mengadaptasi cara mengatasi kemacetan dari negara-negara yang sukses melakukannya.





Caranya adalah dengan mengembalikan keberadaan bis tingkat sebagai alat transportasi lagi dan menutup Busway dan memberikan jalur itu untuk bis tingkat tapi dengan catatan bis-bis tingkat tersebut harus seperti bis tingkat yang ada di Singapura dan harus banyak jumlahnya dan juga yang paling penting adalah ketepatan waktu dan harus melakukan promosi-promosi melalui media atau Gubernurnya sendiri juga ikut serta dalam promo tersebut dan Pemprov DKI harus benar-benar memberikan jaminan keamanan,kenyamanan pada semua warganya...

a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEinjDuSQAfTVkTldvrHkfVR6b96hLd8MHUTP24CLCiqBww-Zv4IMUbDvcVFARHNJIDDQAzbVXZ7gGmenxzkgVueb2-G6uczI3wMYXHhXmtAV4Ld5P71BKIXPplBH4MY3zaTK8mVX7qcosE/s1600/Misteri+Bus+Tingkat.jpg">

Pertanyaannya adalah : "APAKAH PEMPROV DKI MAMPU MELAKUKAN ITU?".

Apalagi ditambah dengan perilaku warganya yang tidak tertib dan juga selalu melakukan hal-hal yang mengganggu dan meresahkan warga sekitar dan menurut saya jika tingkah laku warganya tidak bisa dirubah maka akan sulit bagi Pemprov DKI untuk menjalankan rencana tersebut dan sampai kapanpun Jakarta sebagai ibukota negara tidak akan mampu sejajar dengan negara lain dalam hal mengatasi kemacetan seperti yang ada di Amerika Serikat yang mana sekarang telah sukses besar dalam menekan kemacetan dengan membuat ide-ide brilian seperti penyewaan sepeda dengan alat canggih dan tidak akan bisa dicuri oleh siapapun karena Amerika telah mengeluarkan peraturan yang tegas dan keras dan jika ide tersebut dijalankan di Jakarta maka itu akan berakhir dengan pencurian...




TO BE CONTINUED