
Ketika saya tahu kalau TVONE tidak akan menyiarkan Liga Inggris d TV lagi,saya sedikit cemas karena pasti tidak akan ada stasiun TV yang menyiarkan Liga Inggris karena harga hak siarnya terbilang tinggi dan mahal.Tapi ketika hari Sabtu kemarin saya menonton TPI dan saya melihat kalau TPI menyiarkan Liga Inggris,saya senang sekali..Partai pertama yang disiarkan adalah Blackburn vs Everton dan senangnya lagi siaran itu tidak diacak.Tapi ketika Minggu malamnya saya menonton partai Liverpool vs Arsenal,saya benar-benar kesal dan kecewa pada TPI karena lagi-lagi mereka melakukan kesalahan yang sangat fatal dan beberapa Stasiun TV sudah melakukan hal yang sama yaitu mengacak siaran sepakbola di parabola digital.
Ketika TVONE mengambil siaran Liga Inggris,mereka mengambil resiko untuk tidak melakukan pengacakan lewat parabola digital dan mereka mendapat apresiasi yang tinggi dari pemirsa setianya,khususnya penonton Liga Inggris.Seharusnya TPI bisa meniru langkah yang diambil TVONE setelah stasiun TV tersebut tidak lagi menyiarkan siaran Liga Inggris dan konsentrasi pada Liga Spanyol.Tapi apa yang TPI lakukan?,TPI melakukan pengacakan yang bagi saya hal tersebut sangat keterlaluan.
Kalau TPI tidak bisa memberikan kepuasan pada pemirsa setianya,lebih baik TPI tidak usah menyiarkan siaran Liga Inggris itu daripada membuat kecewa pada pemirsa setianya,terutama saya.Untuk apa TPI menyiarkannya kalau tidak bisa memuaskan semua penonton setianya diseluruh nusantara yang mana banyak yang tidak bisa menangkap siaran TPI dan hanya lewat parabola digital,mereka bisa menangkap siaran TPI,termasuk saya.Kalau dalam kontrak dengan pihak STAR SPORT ASIA ada klausul yang mengharuskan TPI untuk melakukan pengacakan lewat parabola digital,sebaiknya TPI atau MNC sebagai pemilik TPI menolak klausul itu dan tidak usah mengambil hak siar itu dan menurut saya itu lebih baik daripada TPI semakin membuat penonton setianya kecewa.
Untuk apa TPI membuat motto "TPI Makin Indonesia Makin Asyik Aja",kalau TPI tidak bisa memberikan kepuasan pada penonton setianya untuk menonton tayangan olahraga,khususnya sepakbola.Saya berharap TPI tidak melakukan pengacakan lagi pada pekan kedua nanti agar semua penonton setianya yang berda diseluruh nusantara bisa menikmati tayangan sepakbola,khususnya Liga Inggris.
Ketika TVONE mengambil siaran Liga Inggris,mereka mengambil resiko untuk tidak melakukan pengacakan lewat parabola digital dan mereka mendapat apresiasi yang tinggi dari pemirsa setianya,khususnya penonton Liga Inggris.Seharusnya TPI bisa meniru langkah yang diambil TVONE setelah stasiun TV tersebut tidak lagi menyiarkan siaran Liga Inggris dan konsentrasi pada Liga Spanyol.Tapi apa yang TPI lakukan?,TPI melakukan pengacakan yang bagi saya hal tersebut sangat keterlaluan.
Kalau TPI tidak bisa memberikan kepuasan pada pemirsa setianya,lebih baik TPI tidak usah menyiarkan siaran Liga Inggris itu daripada membuat kecewa pada pemirsa setianya,terutama saya.Untuk apa TPI menyiarkannya kalau tidak bisa memuaskan semua penonton setianya diseluruh nusantara yang mana banyak yang tidak bisa menangkap siaran TPI dan hanya lewat parabola digital,mereka bisa menangkap siaran TPI,termasuk saya.Kalau dalam kontrak dengan pihak STAR SPORT ASIA ada klausul yang mengharuskan TPI untuk melakukan pengacakan lewat parabola digital,sebaiknya TPI atau MNC sebagai pemilik TPI menolak klausul itu dan tidak usah mengambil hak siar itu dan menurut saya itu lebih baik daripada TPI semakin membuat penonton setianya kecewa.
Untuk apa TPI membuat motto "TPI Makin Indonesia Makin Asyik Aja",kalau TPI tidak bisa memberikan kepuasan pada penonton setianya untuk menonton tayangan olahraga,khususnya sepakbola.Saya berharap TPI tidak melakukan pengacakan lagi pada pekan kedua nanti agar semua penonton setianya yang berda diseluruh nusantara bisa menikmati tayangan sepakbola,khususnya Liga Inggris.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar