Kamis, 26 Agustus 2010

ICUK BUKAN LEGENDA YANG PANTAS DIJADIKAN ANUTAN!


Membaca berita di Tabloid BOLA beberapa hari ini dan juga dari berita olahraga di TV sungguh membuat saya terkejut bukan main...bagaimana tidak terkejut membaca berita tersebut yang mana beritanya adalah kisruh antara pemain dengan Pengda PBSI DKI yang mana dalam pandangan saya hal tersebut sungguh memalukan yang dibuat oleh pengurus tersebut,khususnya ketua umumnya tersebut.


Kesalahan yang dibuat oleh ketua umum tersebut sudah mencoreng nama PBSI dan mencoreng sportivitas.Bagaimana mungkin dia melakukan pencekalan terhadap 3 pemain yang mana bernaung di PBSI DKI hanya dengan dalih ketiga pemain itu harus menyerahkan surat-surat hasil kontrak pemain dengan sponsor dan sejenisnya dengan alasan yang bagi saya sungguh diluar logika yaitu "MENEGAKKAN AD/ART PBSI!".


Apa yang dilakukan oleh ketua umum tersebut sungguh sangat memalukan dan menjijikkan..dengan seenaknya dia memberikan pencekalan pada ketiga pemain itu hanya untuk kepentingan pribadi dia tanpa melihat dan menghargai apa yang sudah diberikan oleh ketiganya untuk negeri ini.Bagi saya apa yang dia lakukan sudah tidak dapat dibenarkan lagi dan dimata saya,dia bukan legenda yang pantas dijadikan anutan kalau kepribadiannya saja tidak baik...


"Apakah dia tidak berpikir kalau yang dia lakukan itu salah?"....

Sebagai ketua umum dari PBSI DKI,dia seharusnya tidak boleh melakukan itu pada mereka bertiga hanya karena mereka mendapat penghasilan yang lebih besar dari yang lain.Bagi saya apa yang telah mereka dapatkan itu wajar dan tidak ada yang salah karena itu merupakan hasil dari kerja keras mereka selama ini walaupun mereka tidak lagi ada di pelatnas....Kalau yang diminta oleh dia itu adalah soal pajak,itu bukan hak dia karena menurut saya yang paling berhak dalam masalah ini adalah klub tempat mereka bernaung dan PBSI pusat.


Saya berharap peraturan itu bisa dihapus agar hak-hak pemain itu bisa dihormati dan bisa lebih dihargai dan merekapun bisa konsentrasi pada pertandingan agar bisa mengembalikan nama negeri ini di percaturan bulutangkis dunia lagi seperti dulu dan mereka tidak lagi diganggu dengan hal-hal yang memalukan seperti ini...


Jangan sampai gara-gara hal ini,ketiga pemain ini mengancam akan bermain untuk negara lain..jika itu menjadi kenyataan,maka negeri ini akan semakin tenggelam dan tidak akan bisa bangkit lagi untuk menjadi yang terbaik...Saya berharap PBSI bisa bersikap tegas kepada orang ini,karena orang ini sudah benar-benar memalukan nama Indonesia...


Saya merasa dia bukanlah seorang legenda yang harus dihormati....dia tidak lebih seorang yang hanya menginginkan uang dari hasil kerja keras mereka dengan menggunakan cara-cara tidak terpuji..saya mau tanya pada orang itu,"apakah ketika dia meninggal nanti,dia ingin dikenang sebagai legenda atau ingin dikenang sebagai orang yang serakah dengan uang?.

Tidak ada komentar: