Ketika saya menonton pertandingan bulu tangkis yang disiarkan GLOBAL TV,saya sebagai penggemar setia bulu tangkis,sungguh-sungguh kecewa dan malu.Dari semua pemain yang diturunkan di India,tidak ada satupun yang bisa melaju sampai final,kecuali Ganda Campuran.Tapi sayaa sangat kecewa dan sedih.Mereka dikalahkan begitu mudah oleh pasangan dari Denmark yang menurut saya negara ini adalah negara amatir,karena pemain yang mengalahkan Nova/Lilyana adalah pemain yang itu-itu saja.Tapi yang paling membuat saya kecewa adalah 2 partai Semi final pada sektor Tunggal Putra.Setelah saya menonton 2 partai tersebut,penilaian saya adalah 2 pemain Indonesia itu sungguh buruk dan 2 pemain itu seperti pemain amatir yang tidak punya pola permainan.Faktor pelatih yang berkualitas dan menu latihan bukan menjadi alasan kegagalan,karena bagi saya,alasan seperti itu adalah alasan yang dibuat-buat.Menurut saya ada 5 kekurangan yang dimiliki oleh semua pemain Pelatnas saat ini.Dan 5 kekurangan itu adalah :1.Mental juara dan semangat bertanding.2.Variasi permainan.3.Gairah bermain.4.Motivasi.5.Confidence.Saya akan jelaskan kenapa 5 kekurangan ini dimiliki semua pemain Pelatnas...:1.Mental juara dan semangat bertanding..."Sejak Olimpiade 2004,saya merasa setelah Olimpiade tersebut,mental juara para pemain Pelatnas sudh semakin luntur dan tidak ada lagi semangat bertanding dari pemain Pelatnas.Bukti nyatanya sudah ada dan bisa dilihat,tidak ada satupun gelar yang bisa diraih sampai sekarang dan saya tidak perlu menyebutnya satu persatu."2.Variasi permainan..."Dari tahun ke tahun setelah Olimpiade 2004,saya melihat pemain Pelatnas tidak memiliki ciri khas permainan dan tidak ada variasi.Cara bermain para pemain Pelatnas terlalu standar,seperti pemain pemula.Dan contoh nyata bisa dilihat pada permainan Sony dan Taufik.Dikejuaraan Dunia kemarin,saya melihat sendiri bagaimana mudahnya mereka dikalahkan oleh Lin Dan dan Chen Jin,dan hingga membuat terjadinya ALL CHINA FINAL.Dan yang paling mengecewakan saya adalah permainan Sony yang mana saya nilai sangat buruk sekali dan tidak mencerminkan permainan Indonesia yang pantang menyerah yang sudah menjadi ciri khas bangsa ini.Permainan reli yang lambat yang sudah menjadi ciri khas Sony sudah tidak bisa digunakan lagi karena sudah bisa terbaca oleh lawan,terutama Lin Dan.Dan set ke 2 yang dimenangkan Sony,saya anggap adalah "hadiah" dari Lin Dan.Bagi saya...permainan lamban seperti itu tidak lagi bisa digunakan,karena saat ini,tipe permainan yang paling disukai para pemain,khususnya Cina adalah tipe SPEED & POWER.Dan tipe permainan seperti itu yang tidak dimiliki para pemain Indonesia.Contoh nyata ada pada sektor Ganda Campuran ketika melawan Denmark di Final.Tipe permainan para pemain Eropa adalah mereka cepat dan kuat ketika bermain di depan net,dan itu sampai sekarang pemain Indonesia belum juga mengetahuinya.Saya harap pemain Indonesia bisa merubah gaya bermainnya menjadi lebih baik lagi dan lebih bertenaga.3.Gairah bermain..."Saya melihat para pemain Indonesia tidak memilki gairah lagi dalam bermain dan sepertinya mereka semua jenuh..dan kalau mereka sudah tidak memilki gairah lagi,ini pertanda bahaya tingkat tinggi dan harus segera diselesaikan".4.Motivasi..."Setelah Olimpiade 2004,saya merasa para pemain Indonesia sudah tidak memilki motivasi untuk menang dan meraih gelar untuk kejayaan Indonesia.Bukti nyatanya adalah tahun ini..Tahun ini saya merasa adalah tahun paling terburuk bagi Bulu tangkis Indonesia,dimana tidak ada 1 gelar pun yang diraih.Saya tahu,uang adalah hal paling utama.Tapi,sekalipun punya uang banyak,tapi tak ada 1 gelar yang bisa dibanggakan,itu sama saja tidak ada artinya..dan mereka yang ada di Pelatnas bisa disebut pecundang".5.Confidence..."Kepercayaan diri para pemain Pelatnas sangat buruk..."Saya harap PBSI bisa mendengarkan masukan dari masyarakat,khususnya penggemar bulu tangkis,agar Indonesia kembali menjadi yang terbaik dan terkuat di dunia.Saya percaya..semua pelatih yang ada di Cipayung bisa memperbaiki mental para pemain Pelatnas agar mereka bisa kembali bersemangat untuk mengharumkan Indonesia di kancah internasional,asalkan semua pelatih Cipayung bisa memperbaiki 2 hal penting yang saat ini menjadi masalah,yaitu : "STAMINA DAN FISIK".Jangan sampai kita dilewati oleh negara "AMATIR" seperti Malaysia dan India..Kalau sampai kita dilewati,maka bencana akan mendatangi Bulu tangkis Indonesia..JAYA BULU TANGKIS INDONESIA!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar